header-int

Smart Madrasah Hadinuddin

Senin, 14 Des 2020, 12:59:18 WIB - 72 View
Share
Smart Madrasah Hadinuddin

Ahmad Hadinuddin, S.Pd.I lahir di Jember, 25 Agustus 1979. Pria yang akrab disapa Hadi ini adalah putra asli daerah yang menapaki karir politiknya hingga ke Senayan. Hidupnya yang penuh dengan lika-liku dan perjuangan yang cukup keras ia sudah alami semenjak masih kecil dikeluarga sederhana Karang Duren Balung. Seperti anak desa pada umumnya yang masih kuat memegang tradisi keagamaan, maka Hadi Kecil oleh orang tuanya disekolahkan di Madrasah Ibtidaiyah dan SMP Alhidayah karang Duren. Untuk menambah wawawasannya ia memberanikan diri hijrah menimba ilmu dari Desa ke Kota yaitu di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jember Tahun 1995-1998 sembari nyantri di Pesantren Miftahul Ulum Kaliwates, kemudian pada tahun 1998-2003 menjadi mahasiswa STAIN Jember.

Semenjak menjadi bagian dari mahasiswa STAIN Jember, Hadi muda menghabiskan ABG-nya dikampus dan organisasi kemahasiswaan baik di Intra dan ekstra kemahasiswaan. organisasi itu telah menjadi pilihan hidupnya, Keasikannya dalam berorganisasi mengantarkan mantan aktivis yang satu ini memiliki sejuta pengalaman organisasi baik organisasi kemahasiswaan,kepemudaan dan organisasi sosial-keagamaan. Karirnya di Organisasi dimulai sejak menjadi Ketua kosma PAI fakultas tarbiyah STAIN Jember pada tahun 2000, begitu pula dengan organisasi kemahasiswaan Hadi pernah menjadi Ketua II PC PMII cabang Jember masa khidmad 2001-2002.

Belum Puas dengan organisasi kemahasiswaan, pada Tahun 2002 Hadi mulai bergabung dengan LSM asuhan Alm.Dr.Ali Mudhari, M.Pd.I yang diposisikan sebagai Ketua bidang hubungan organisasi LP3DI lumajang. Di LP3DI tidak berumur panjang karena atmosfer sosio-politik Lumajang tidak jauh berbeda dengan Kota kelahirannya. Sebagai pemuda yang memiliki ghirah belajar yang tinggi serta menyukai tantangan baru, ia kemudian memilih Jakarta sebagai tempat Riyadhah organisasi dan rihlah ilmiahnya. Di Jakarta karir organisasi kemahasiswaannya ia mulai dari Ketua bidang riset PB PMII 2005 hingga menjadi Wakil sekjen PB PMII 2009.

Kesuksesannya membangun Jejaring di Jakarta hingga ia didaulat sebagai Sekertaris excutive pemuda tani Indonesia HKTI 2006-2010 dan Wakil ketua DPP KNPI 2008-2011. Selain kesibukannya diorganisasi kemahasiswaan dan kepemudaan,energinya ia salurkan di Senayan. Hadi pernah menjadi Staf DPR RI Fraksi PKB Tahun 2004-2006 dan Tenaga Ahli DPR RI Fraksi Gerindra Tahun 2009-2014. Disamping ide-idenya ia tuangkan dalam teks-teks politik, ditahun yang sama ia pernah dipercaya menjadi Sekertaris direktur PT. Tidar kerinci Agung (TKA) Jakarta dan Direktur oprasional PT. Elang 45. Lengkap sudah aktivitas politik dan Bisnis yang dilakukannya.

Pengembaraannya di Jakarta sudah cukup menjadi bekal hidupnya untuk berbuat lebih banyak pada keluarga dan masyarakat. Tahun 2014 dengan hanya bermodal pengalaman dan jejaring, ia kemudian mencoba ikut kontestasi Pileg Tahun 2014 di Dapil Bondowoso-Situbondo dan Banyuwangi melalui Jalur Partai Gerindra dan berhasil menjadi salah satu anggota muda DPRD Provensi Jawa Timur, bahkan sejak Tahun 2016 menjadi Ketua fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur hingga sekarang, di tahun itu pula ia menjabat Wakil sekjen Gerakan Pemuda (GP) Ansor hingga saat ini.

Sebagai sosok politisi, Hadinuddin memiliki gaya komunikasi politik teposeliro dan andap asor, melayani sepenuh hati telpon dan WhatsApp (WA) Masyarakat yang ingin bersilaturrahim bersamanya, bahkan kebiasaan nongkrong di warung kopi pinggir Jalan masih dilokoni hingga kini. Bersama para adik-adik Mahasiswa tradisi diskusi tetap ia Jaga.

Anggota DPRD Jawa Timur Periode 2019-2024 yang satu initidak lantas melupakan beban akademik yang ada dipundaknya.Sebagai Mantan aktivis tarbiyah STAIN Jember, ia menyalurkan idealisme dan keilmuan pada konstituennya. Di Bondonwoso-Situbondo-Banyuwangi, Hadinuddin Berhasil membangun pilot project bidang pendidikan yang ia beri Nama sendiri dengan Smart Madrasah, sebuah Desain Madrasah cerdas yang mengintegrasikan teknologi pembelajaran (ICT) dimasing-masing kelas, bahkan tepatnya di Kabupaten Banyuwangi ia membangun micro teaching khusus para guru Madrasah yang full tekhnologi pembelajaran modern. Madrasah dipilih, karena ia lahir dari madrasah serta agar para guru-guru di madrasah bisa kompetitif menghadapi era revolusi 4.0 yang juga berimplikasi pada dunia pendidikan.

Posisinya sebagai Ketua fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur yang menjadi mitra strategis Gubernur Jatim. Bersama Gubernur ia selalu mendorong Perda penguatan Kualifikasi SDM dan Insentif Guru-Guru Madarasah, bahkan kebijakan Fraksi ia arahkan untuk mendukung sepenuhnya kepentingan pendidikan Islam khususnya Madrasah dan Pesantren yang masih mendapat perhatian setengah hati dari pemerintah bila dibandingkan dengan pendidikan umum. Itulah Hadinuddin sebagai sosok politisi yang membawa idealitas pendidikan tinggi Islam, organisasi kepemudaan,organisasi sosial-keagamaan hingga organisasi Bisnis dan politik kedalam perjuangannya untuk kemaslahatan Negara, Bangsa dan Agama. (Hatta/Dsk)

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2021 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube