header-int

Mengajar Lewat Berita, Hilmi Alumnni PAI 2009 Bisa Keliling Dunia

Senin, 16 Nov 2020, 11:05:23 WIB - 146 View
Share
Mengajar Lewat Berita, Hilmi Alumnni PAI 2009 Bisa Keliling Dunia

Masuk menjadi mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) Jurusan Tarbiyah IAIN Jember (dulu STAIN Jember) di tahun 2005, menjadi guru tentu profesi yang didambakan M. Hilmi Setiawan. Tetapi seiring perjalanan waktu, makna profesi guru baginya sangat luas.
Menjadi guru tidak melulu mengajar di kelas. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengajar. Diantaranya adalah mengajar atau mengedukasi masyarakat melalui berita. Sesuai dengan profesi yang ia tekuni saat ini. Menjadi wartawan Jawa Pos biro Jakarta.
Menamatkan studi di 2009 lalu, bapak tiga anak itu tidak butuh waktu lama untuk bisa bergabung di koran dengan pembaca terbesar di Indonesia itu (Versi lembaga AC Nielson Q3 2020). Setelah melalui seleksi dan bersaing dengan sekian banyak pelamar, akhirnya Hilmi dinyatakan lolos. 
’’Alhamdulillah. Berkat dukungan orang tua dan pengalaman selama studi di STAIN Jember waktu itu,’’ katanya. Pria kelahiran 12 Juni 1988 itu mengatakan semua bertugas di kantor pusat Jawa Pos di Surabaya. Dengan sejumlah pos liputan pernah dirasakan. Mulai dari pos kriminal atau kepolisian sampai meliput urusan pemerintah dan politik kota Pahlawan.
Kemudian di penghujung 2010 dia mendapatkan tugas penempatan di Jawa Pos biro Jakarta. ’’Bisa dibayangkan saat itu saya baru menikah,’’ katanya. Tetapi karena itu tugas, maka harus dijalankan. Untuk diketahui, perjalanan menuju Jakarta pengalamannya pertama kali naik pesawat terbang.
Menariknya lagi berselang sepekan kemudian, Hilmi melakoni penugasan luar negerinya untuk pertama kali. ’’Waktu itu ke dua negara sekaligus. Hongkong dan Tiongkok. Tepatnya di kota Shenzhen,’’ katanya. Pengalaman yang sulit dilupakan. Apalagi saat di Hongkong bisa berinteraksi langsung dengan para TKI di tengah cuaca cukup dingin.
Hongkong dan Tiongkok seolah menjadi titik awal Hilmi untuk berkeliling dunia menjalankan tugas peliputan. Negara lain pernah dia kunjungi mulai dari Malaysia, Singapura, kemudian Filipina. ’’Selain itu juga pernah ke Taiwan,’’ katanya.
Peliputan di Taiwan juga cukup spesial. Sebab itu adalah penugasan inisiatif sendiri. Bukan diundang lembaga lain. Jadi mulai dari urusan membeli tiket pesawat, pemesanan hotel, menghubungi narasumber di Taiwan, dan sebagainya dilakukan sendiri.
Kegiatan peliputan di luar negeri yang cukup jauh adalah ke eropa. Tepatnya ke Belgia sekaligus Jerman. ’’Tidak pernah membayangkan bisa ke Eropa,’’ tutur suami Ayun Widiyanti itu. Sekitar satu pekan Hilmi berada di Jerman kemudian di Belgia. Diantara hasil liputanya di Belgia bisa di¬-Googling dengan kata kunci ’’Hilmi Setiawan Kapal Padewakang’’.
Penugasan luar negeri terbaru yang dia jalankan adalah meliput prosesi haji 2019. Dia benar-benar tidak menyangkan akan mendapatkan tugas dari Jawa Pos untuk maju dalam seleksi Media Center Haji (MCH) yang digelar Kementerian Agama (Kemenag). ’’Alhamdulillah lolos. Saya berada di Makkah selama dua bulan lebih,’’ kata Hilmi yang sekarang menetap di Kota Depok, Jawa Barat itu. 
Sementara itu untuk liputan di dalam negeri, hampir seluruh provinsi dan pulau pernah dia kunjungi. Mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Ambon, Nusa Tenggara, sampai Papua. Diantara yang paling berkesana ketika liputan ke Raja Ampat.
Prinsip yang dia pegang adalah bekerja sesuai dengan hobi atau passion. Sejak kuliah Hilmi sudah menekuni aktivitas menulis. Ketika bekerja sesuai hobi atau passing, membuat seseorang merasa enjoy. Di dalam setiap pekerjaan tentu ada tekanan atau pressure. ’’Tekanan saat bekerja itu sudah menjadi konsekuensi. Masak mau gajinya saja,’’ tuturnya lantas tertawa.
Dia berharap melalui tulisan-tulisannya bisa menjadi media belajar alternatif untuk masyarakat. Melalui cerita-cerita sosok inspirasi yang dia kemas dalam tulisn features, Hilmi ingin menyuguhkan contoh kepada masyarakat. Untuk bisa diteladani. (Htt/Hilms)

Unidha Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember.
Sebagai Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri terkemuka di wilayah tapalkuda, IAIN Jember terus berbenah untuk menjadi Universitas Islam Negeri pertama di wilayah tapalkuda. Berbagai sarana dan prasana pendidikan , Mahad dan Gedung Dosen yang megah telah telah di resmikan oleh Menteri Agama RI di awal tahun 2017
© 2021 INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER Follow INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER : Facebook Twitter Linked Youtube